Berbagi Pengalaman ‘Teknik Presentasi’

Saya baru saja membaca blog-nya ibu Ayi Purbasari (http://pbasari.multiply.com), jadi ingat bahwa saya ingin share pengalaman saya dalam memberikan presentasi. Kumpulan slide ini saya buat pertama kali karena saya harus mengisi satu materi pertemuan untuk mahasiswa yang sedang mengerjakan thesis tentang teknik presentasi yang baik. Versi yang saya share ini adalah versi umum, karena untuk versi sidang Thesis atau Tugas Akhir, ada tips tambahan, seperti:

“bagaimana cara menjawab pertanyaan yang kita tidak tahu jawabannya”,
“bagaimana cara beradu pendapat dengan penguji”, dan sebagainya.

Secara umum, ada sejumlah prinsip yang perlu kita perhatikan:

  1. Jangan mengandalkan teks lengkap, sajikan dalam bentuk pointer!
  2. Pelajari siapa audience.
  3. Periksa ruangan dan perangkat pendukung presentasi sebelum mulai.
  4. Jangan bicarakan sesuatu yang mereka sudah ketahui atau tidak ingin mereka dengar
  5. Jangan membiarkan audience jenuh. Kejenuhan dapat dihindari dengan selingan dialog dan humor, tapi jangan berlebihan.
  6. Jangan merendahkan diri dengan mengatakan “maaf saya sebenarnya tidak siap …”, atau “saya baru belajar …..”
  7. Jika perlu, latihan dulu. Mintalah orang dekat anda untuk memberikan umpan balik.
  8. Berpakaian yang rapi dan cerah !
  9. Jangan bicara seperti anda sedang ngobrol dengan seseorang.
  10. Bersikap yang mengundang simpati dan kagum karena pengetahuan anda!

Ya, itu hanya bagian pembukanya saja. Selengkapnya saya sediakan dalam format PDF disini: good-presentation.pdf

[update 12 Oktober 2008: slide tersebut dapat dilihat dan didownload juga di http://www.slideshare.net/kupalima/slideshows]

Semoga bermanfaat.

About these ads

31 thoughts on “Berbagi Pengalaman ‘Teknik Presentasi’

  1. great job..
    tips dan contoh god-presentation nya memang cespleng
    saya sudah membuktikannya.. ;-)
    (ada versi update nya juga yah?)

    semoga bermanfaat juga bagi kawan2 lain..

  2. great job..
    tips dan contoh god-presentation nya pa karry memang cespleng
    saya sudah membuktikannya.. ;-)
    (ada versi update nya juga yah?)

    semoga bermanfaat juga bagi kawan2 lain..

  3. Informasi yang berguna, untuk presentasi saya di kantor, tks pak.

    Salam

    Saya senang kalau bisa anda manfaatkan. Kabari saya jika ada tambahan pengalaman yang bisa di-update-kan!
    Salam dari Bandung Utara.

  4. oya, jadi inget lagi satu kuliah pak arry yang banyak membuka wawasan, tentang E-Commerce.

    saya waktu2 ini (setelah kuliah selesai) mulai melirik tentang ini, alhamdulillah mulai ada titik terang dikit2 :-)

    btw bisa request untuk posting ttg e-commerce pak? atau barangkali dibuat blog baru khusus ttg tema ini pak
    hehehe…

    buka blog baru? sementara tidak deh. takut kewalahan….. ha-ha-ha….
    sementara saya sudah maintain beberapa blog, termasuk blog teman-teman SMA dan blog keluarga.
    Saya sudah lama menyerahkan kuliah e-commerce kepada yang lain, tapi akan saya coba gali lagi arsip saya, slide-slide kuliahnya mungkin bisa saya share.

  5. saya masih pemula sebagai seorang sales. saya membaca dan mempraktekkan tulisan pa arry, alhamdulillah saya ada tambahan ilmu buat presentasi. memang ngga mudah menjadi mahir, harus tetap latihan yang sering biar lebih mantap.
    thx pa arry.

    Siip, semoga produknya tambah laku! Kabari saya jika dapat tips baru yang bermnafaat buat kita semua.

  6. pa AAA,
    terima kasih sudah mencantumkan blog saya di tulisan bapa.

    terima kasih juga tips dan link nya

    tanya sedikit ah;
    untuk tips #9, kenapa tidak boleh?

    kata kuncinya adalah “sesorang”, jadi jangan sampai kesannya kita hanya berhadapan dengan orang tertentu karena selalu menghadap ke sisi tertentu. Semua audience harus mendapat perhatian yang sama. Kita harus berusaha menghadap ke semua orang bergantian, sehingga semua orang merasa diperhatikan oleh kita sebagai presenternya. Apalagi kalau mau menjual ide! Apalagi kalau mau promosi produk! Semua harus dibuat happy dan merasa di-istimewakan oleh kita.

    untuk audiens [user] yang sebetulnya tidak mengerti [teknis], tetapi tidak mau kelihatan tidak mengerti, ada tips khusus ga?
    – kalau saya malah jadi merendah-rendah, salah ya?

    Ini yang tidak mudah, kita harus bisa menceriterakan sesuatu yang sulit (mungkin sangat teknis) dengan cara yang sederhana. Tidak dengan cara merendah-rendahkan, kita tetap harus memperlihatkan kesulitannya supaya ada penghargaan dari audiensnya, tapi jangan menuntut audiens bisa mengerti. Kita harus terjemahkan kesulitan tersebut ke dalam perspektif umum yang dapat dipahami dengan mudah. Salah satu pengalaman saya yang paling menantang adalah harus berbicara dalam Kongres Nasional Bahasa Indonesia. Saya harus bicara tentang Teknologi Bahasa di depan sekitar 1000 orang (murni) ahli bahasa. Tapi, akhirnya bisa! Tidak ada rumus yang jitu untuk ini, tapi kira-kira seperti itu.

    terima kasih,
    -a-
    ['a' nya satu aja, irit :D]

  7. nanya pak:

    “Jangan bicarakan sesuatu yang mereka sudah ketahui atau tidak ingin mereka dengar”

    kalo sidang tesis khan pasti dosen ada yang tahu tentang presentasi kita, misalnya materi dasar. itu gimana pak?

    Memang disini agak berbeda, presentasi yang ibu sampaikan adalah kasus dimana kita diuji oleh satu tim yang sangat mungkin memang sudah ahli di bidang yang akan kita bicarakan. Memang kita harus mengikuti aturan mengenai apa saja yang harus kita sampaikan dalam hal ini, tapi prinsip tersebut tetap ada benarnya. Ketika sidang, kita bukan mau mengajari penguji. Dalam kasus tersebut, kita mau memberikan “teori” untuk menyamakan pemahaman kepada semua pihak (penguji) sebelum kita menerangkan pekerjaan penelitian kita. Lakukan seperlunya, tidak panjang lebar, jangan membayangkan kita mau mengajar. Just untuk memberikan pemahaman dasar saja.

  8. Menambahkan….dari sudut pandang lain

    Dari sudut pandang LoA, sebelum dan saat presentasi kita harus selalu memancarkan getaran positif yang dapat menarik perhatian dan simpati pendengar. Caranya? Dalam teori NLP dijelaskan mengenai penyajian tutur kata dan penyelarasan gerak tubuh dengan pola pendengar. Untuk itu, ya berdasar poin 2, pelajari pendengar.
    Thus, sebelum presentasi, pancarkan getaran positif dengan berfikir tulus dan perasaan yang ikhlas. Selama presentasi, pancarkan perasaan positif dengan cara ‘receive’ dan ‘gratitude’. Setiap kali mendapat ‘tekanan’, re-frame perspektif kita dari sudut yang berbeda sehingga kita tidak akan merasakan itu sebagai sebuah tekanan malahan menjadi sebuah dukungan.
    Di buku Sales Dog, Dave Kahle memberikan cara-cara pelatihan presentasi yang super ekstrem, misalnya latihan saling tatap selama 1 jam per hari selama beberapa hari, latihan presentasi dengan dicaci maki, diacuhkan (tidak didengarkan), dan sebagainya. Inti teorinya, untuk mengalahkan rasa takut, alamilah ketakutan itu berkali-kali sampai anda merasa itu hal yang biasa. (Seperti rumusan menghilangkan rasa sakit kepala dengan minum Parasetamol).
    Buku terakhir yang saya baca yang ada masalah presentasi itu adalah buku Adversity Quotien. Di sana secara menarik Prof Scholz (mudah-2an gak salah tulis) menceritakan bagaimana caranya mengubah pendengar apatis menjadi pendukung presentasi dan program kerja kita.
    Jeleknya….susah mau menceritakannya karena buku-buku itu tidak berjudul ‘Teknik Presentasi’ :D. Tapi…menarik untuk dibaca…

    Siippp, ada ilmu tambahan nih. Thanks sharing nya Pak!

  9. bener pak
    teknik ini saya pake saat presentasi thesis saya wach jadi seru diskusinya karena kita mengangkat sesuatu yg lama dalam prespektif yg baru dan pengalaman hasil penelitian lapangan yg benar2 ingin didiengar penguji,
    makasih pak, emang harus PD dulu dech intinya.

    Semoga bisa anda manfaatkan untuk tujuan-tujuan yang lain juga.

  10. pak arry, mohon izin minta file pdf-nya

    file ini akan sangat membantu sekali bagi saya.
    terima kasih.

    silakan, memang saya sediakan untuk di-share, semoga bermanfaat

  11. Ping-balik: Presentasi di Depan Tim Pembimbing « Yoanes Bandung & Activities

  12. Pak Ary, maksudnya poin jangan seperti orang ngobrol gimana ya? Bukannya justru presentasi yang bagus itu kita berdialog? Tidak satu arah?

    berbicara cukup keras sehingga terdengar ke semua audiens, dan berikan perhatian yang sama kepada semuanya, pandangan mata jangan tertuju hanya ke satu pihak (pojok) tertentu, sehingga seperti sedang ngobrol dengan sebagian saja, yang lain dilupakan.

  13. Par Arry, nuhun pdfnya. Saya sering presentasi untuk jualan, tetapi rasanya tetap beda untuk presentasi riset. Pernah kena batunya pas sidang kualifikasi. Semoga nanti kalo sudah waktunya pak arry bisa kasih komentar juga. Nuhun pak.

    Basuki

    Sip, tinggal janjian, saya akan coba dengarkan dan memberikan komentar. Sebetulnya komentar bisa diberikan oleh siapapun, asal bukan oleh diri sendiri. Coba saja minta teman anda mendengarkan presentasi anda, pasti banyak masukan yang bisa anda peroleh.

  14. Selamat pagi Pak Arry,

    Hatur nuhun Pak .. saya telah menyelesaikan buku versi satu, minggu dini hari ini masih lembur untuk menyelesaikan versi dua setelah mendapat arahan dari tim pembimbing, yang harus saya kumpulkan Senin yad. Saya mohon Pak Arry dapat memberikan komentar untuk membuat versi-versi selanjutnya supaya buku saya semakin baik.

    Sekali lagi hatur nuhun Pak, saya sudah siap mental dan siap datang ke tempat Pak Arry ..

    Salam,

    http://ybandung.wordpress.com

  15. Trim’s Pak Arrry atas tipsnya.
    Pak, bagaimana caranya ketika harus presentasi di ruangan seperti saung, lesehan, dan kadang-kadang diatas jam 8 malam.
    Kalau yang saya lakukan adalah : meminta peserta duduk leter u, opening dengan senam ringan, dan karena malam materi diberikan dalam bentuk game.
    Tepatkah yang saya lakukan?
    Trims sekali lagi.

  16. Sebelumnya saya ucapkan Terima kasih banyak kepada bapak yg telah memberikan panduan tata cara presentasi yg baik&benar…
    perkenalkan nama saya Rudi,saya seorang mahasiswa yg sudah cukup lama berada di kampus,selama ini saya kurang aktif berkomunikasi dengan dosen2,dan selama ini pula saya baru mendapatkan tugas presentasi secara individu dr dosen saya… saya diberikan tugas untuk presentasi mata kuliah komunikasi dengan JUDUL/TEMA yg tidak dibatasi dengan banyak slide antara 3-5… Apa sekiranya bapak mempunyai slide yg singkat,padat tetapi Message yg diberikan akan mudah sampai kepada Audience…
    jika bapak mempunyai,sekiranya dapat menolong saya dengan mengirimkan via email…
    atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih…

    Wassalam:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s