Ganesha oh Ganesha …
Maret 26, 2008 oleh Arry Akhmad Arman
Ditulis dalam Bandung, Bandung Dari Balik Kamera | Bertanda angkot, jalan ganesha, macet, parkir berlapis | & Komentar
8 Tanggapan
Tinggalkan Balasan
-
Statistik
- 159,578 hits
-
Tulisan Terakhir
- Misteri Kinerja Jaringan Untuk Layanan Blackberry
- “Jumlah Hari Libur” adalah Ukuran Kebahagiaan…
- Kemiskinan di Kabupaten Bandung Dilihat dari Kacamata UMR
- Menceritakan Pengalaman Pribadi di Internet bisa Mengakibatkan Masuk Penjara
- Akhirnya saya jatuh cinta pada ASUS 1002HA
- Langit Pagi yang Indah!
- Perlu demo film Full-HD?
- Keyboard laptopku ketumpahan ‘Hot Chocolate’
-
Komentar Terakhir
ayu di Naruto dan Detektif Conan… kiki saruanti di Pendidikan ‘Basa Sunda… cengceremet di Indosat IM2: Hebat dan juga… sinai sing di Indosat IM2: Hebat dan juga… Farida O. Brava di Bandung cbgiovanni di Kemiskinan di Kabupaten Bandun… Hiro PF di Internet ITB, menyedihkan… turipno di Mengambil Keputusan Berdasarka… andRiy setiawan di Ini dia Visi dan Misi Calon Gu… kang nana di Heureuy Sunda: Manrobuka?…
Jelajah Dunia!
Planet Dosen ITB- Indonesian Dreams azrl
- Aku Tak Pandai Menulis Budi Rahardjo
- Upload-upload Foto Budi Rahardjo
- Masjid dan Ikan Asin Budi Rahardjo
- Backup Mac: Time Machine atau yang lain? Budi Rahardjo
- Bagaimana Akhir “Sinetron KPK”? rinaldimunir
- Rambu lalu lintas yg hilang (2) Oemar Bakrie
- Plasticless (tanpa plastik)? Budi Rahardjo
ITB
IT Blogwatch's blogKategori
Arsip
Info Tambahan
1) Anda boleh mengutip tulisan-tulisan yang ada disini tanpa ijin saya, asal tetap mencantumkan sumbernya
2) Anda boleh membuat LINK terhadap alamat blog saya (http://kupalima.wordpress.com) tanpa ijin saya, tapi mohon anda dapat memberitahukan kepada saya melalui email arman@kupalima.com
3) Terpaksa, saya akan menghapus setiap komentar yang tidak menggunakan bahasa yang santun dan tanpa identitas yang jelas.
Terima kasih.
Salam,
Arry Akhmad ArmanYM: aa_arman.rm
-
Koleksi Foto Saya





More Photos

Bagaimana kalau diusulkan ke DLLAJR agar di sana itu dipasang tanda P-coret saja, Pak?
Wah ternyata sekarang parah juga ya jalan ganesha ? bisa ruwet kaya gitu. Dulu sewaktu kuliah di Bandung, kalo saya lewat jalan ganesha, masih kerasa lebar karena masih jarang mobil mahasiswa yang parkir seperti foto di postingan pak arry. Sekarang selain tambah sempit dikarenakan untuk parkir mahasiswa ditambah lagi, angkot yang berhenti dan ngetem seenaknya, walah.
Btw apakah bertambahnya mobil yang parkir diatas apakah memang yang punya mahasiswa ITB ? Apakah karena bertambah kaya nya mahasiwa ITB ? Atau karena mahasiswa ITB hanya berasal dari kalangan tertentu saja ?
Hal serupa sama terjadi di kampus tempat saya menimba ilmu di daerah dayeuhkolot, dulu waktu pertama kali masuk kuliah tahun 2000, yang paling mewah diparkiran adalah : SEPEDA, 3 tahun kemudian parkiran motor mulai rame, lalu setelah saya lulus dan bekerja (kira2 tahun ke 6) , iseng-iseng saya maen ke kampus saya dulu, wah ternyata menabjubkan….sekarang parkiran dipenuhi mobil, mobil dosennya aja kalah mahal kali. bener2 hebat mahasiswa2 sekarang. ckckck
Harusnya ITB bikin gedung parkir aja, pasti laku keras! dari pada jualan konten dijital (no offense, just kidding) …
mungkin itu mobil “orang tua” mahasiswa ITB pak
Sabtu dan minggu atau hari libur eh kadang-kadang di hari biasa pun jadi pacuan kuda. Pengendara bisa balapan dengan kuda atau dengan sesuatu yang ditarik kuda
bukannya kalo parkir di ganesha, kena putih2 dari burung2?
tapi teuteup aja pada parkir yah…
hehehe iya pa
teuteup maksud saya teh tetap
entah kenapa orang-orang nun sunda bacanya: teuteup..
pa, menjawab komen biar pake quote gitu gimana sih caranya? ihi ihi, saya ga tau *blushed*
[...] khusus, kalo yang mengklaksonnya pa Arry sih, saya kasih senyum manis aja kali ya? Siapa tahu dijepret dan masuk [...]