‘Kwalitas’ atau ‘Kualitas’

Kata ‘kualitas’ cukup sering kita gunakan dalam berbagai tulisan, baik tulisan ilmiah ataupun tulisan populer. Orang masih sering menulis ‘kwalitas’. Mana yang benar? Menurut kamus besar bahasa Indonesia, penulisan yang benar adalah ‘kualitas’ (menggunakan u), bukan ‘kwalitas’ (menggunakan w).

Kata yang mirip dengan ini adalah ‘kuitansi’, bukan ‘kwitansi’; ‘kuantitasbukankwantitas

Kata lain yang menarik adalah: digital (dibaca digital juga), bukan digital dibaca dijital.

Kata lain lagi yang menarik dan sering digunakan adalah ‘justifikasi’ yang berasal dari kata ‘justification’. Ternyata kata ‘justifikasi’ tersebut sudah ada di dalam KBBI, tapi tidak ditulis ‘jastifikasi’, sehingga membacanya yang benar adalah ‘justifikasi’ (menggunakan ‘u’, bukan ‘a’).

Perlu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online? Silakan akses disini: http://www.pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/

Semoga bermanfaat!

About these ads

11 thoughts on “‘Kwalitas’ atau ‘Kualitas’

  1. yang sering salah lagi misalnya “analisis” Pak…orang salah pakai, kebanyakan orang mengatakan “analisa”….ini parah juga sampai-sampai pembaca berita TV saja keliru

    Betul sekali pak Tedy, yang benar adalah “analisis”, bukan “analisa”, sudah saya yakinkan ulang di KBBI.

  2. Maaf Pak, saya ingin menanyakan manakah penggunaan rangkaian kata yang benar menurut EYD:
    “Kualitas MEMIKUL Beban” atau
    “Kualitas PEMIKULAN Beban”
    mohon bantuannya

  3. Saya bukan ahli bahasa Indonesia, namun begini pendapat saya:

    1. Kualitas adalah kata sifat, biasanya digunakan untuk menerangkan kata atau frasa benda. Struktur kalimat “Kualitas memikul beban” adalah K.Benda + K.Kerja + K.Benda. Secara gramatikal struktur ini benar, tapi biasanya K.Benda pertama menjadi Subjek, K.Kerja sebagai predikat, K.Kerja kedua sebagai Objek, sehingga dapat dipahami sebagai “sebuah benda yang bernama ‘kualitas’ melakukan sesuatu, dalam hal ini memikul beban’.

    2. Pada kalimat kedua, ‘Pemikulan Beban’ adalah frasa benda, sehingga secara gramatikal benar, juga punya pengertian yang jelas.

    Kesimpulannya, jika harus memilih, menurut saya kalimat kedua yang lebih tepat dan pemahaman maknanya juga jelas.

    Namun kadang-kadang ada kalimat serupa seperti kalimat pertama yang seringkali dapat kita terima dengan mudah, misalnya: ‘kualitas mendidik anak’. Dalam hal ini kita tidak akan berpikiran sebagai ‘benda yang bernama kualitas melakukan pekerjaan mendidik anak’, tapi berpikiran bahwa ‘kualitas cara mendidik anak’. Mungkin dalam hal ini yang lebih tepat ‘kualitas pendidikan anak’, hanya karena kata pendidikan sudah mempunyai konotasi tertentu sehingga banyak orang yang menghindarinya dalam konteks di atas.

    Semoga bisa membantu.
    Semoga ada ahli bahasa Indonesia yang dapat membantu jika ada penjelasan (pendapat) saya yang kurang tepat.

  4. Memang agak sulit. Saya yang sudah bekerja pun kadang kala masih sering berdebat dengan rekan untuk penggunaan EYD yang benar. Terutama seperti propinsi dengan provinsi, mana yang baku ? Untuk rekan-rekan yang memiliki link, tolong saya di bagi yah. Matur suwon.

  5. kata kualitas mestinya diserap dari “quality” dari bahasa Inggris. Apa boleh saya berpendapat bahwa serapan yang benar adalah qualitas? alasan saya, dengan mengubah huruf q menjadi k berarti kita tidak mengakui ada huruf q dalam abjad Bahasa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s