Mimpi: Anda Memasuki Kota Tertib Lalu Lintas!

Saya bermimpi jadi walikota Bandung (setiap orang boleh mimpi, kan?), kota Bandung sekian tahun yang akan datang telah menjadi kota dengan budaya tertib lalu-lintas yang sangat tinggi. Sementara katakanlah, kota-kota lain belum setertib kota Bandung yang hebat. Untuk mengingatkan para pendatang yang datang dari budaya yang lebih tidak tertib, maka ketika keluar gerbang Tol Pasteur memasuki kota Bandung, terpampang satu papan yang sangat besar bertuliskan:

Anda Memasuki Kota Tertib Lalu Lintas! (tentunya tanpa perlu memajang foto sang walikota, ha-ha-ha)

Untuk sosialisasi, di gerbang tol, semua mobil yang masuk akan dibagikan selebaran untuk mengingatkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan, seperti masalah parkir, menghormati pejalan kaki, dan sebagainya.

He-he-he, apa bisa? Tapi rasanya bukan “mission imposible” juga!

Bagaimana menurut anda?

Iklan

9 thoughts on “Mimpi: Anda Memasuki Kota Tertib Lalu Lintas!

  1. Pak Ary
    Masih ingat sama saya? mahasiswa bimbingan s2 bapak
    thanks atas comentnya di blog saya nga nyangka pak, bapak memberikan support yang luar biasa, doakan moga kami di timur indonesia bisa menyusul bandung dalam pendidikan dan berbudaya,

    btw, mengenai tertib lalu lintas di bandung perlu bebrapa hal, karena demikian kroditnya kondisi lantas di kota bandung, menurut saya :
    1. Angkotnya perlu dikurangi 🙂 ditata ulang ijinnya
    2. Penegakan disiplin berlalulintas baik dari pengendara sampai pejalan kaki
    3. infrastuktur lantas perlu di tambah, mulai dari trotoar pejalan kaki yg mulai banyak rusak, kusam pecah-pecah hancur tertabrak s.d rambu-rambu lantas yg kurang and hilang dicuri orang

    akhirnya, mumpung punya KTP bandung boleh dong mendukung bapak jadi calon walikota hahahahahahah

  2. @ Pak Arry :Hehehe pak arry sedang bermimpi jadi walikota Bandung … nice … btw kenapa gak presiden RI saja pak sekalian ?

    @ Pak M.Nasir : untuk menertipkan lalu lintas kota bandung, untuk point ke-2 dan ke-3 saya setuju banget, TAPI untuk point 1, saya kurang setuju “kalo angkot dikurangi” karena hal ini akan menambah masalah yakni menambah jumlah pengangguran, dengan meningkatnya jumlah pengangguran maka akan meningkatkan angka kejahatan seperti:penjambretan,pencopetan dan lain-lain. kalo saya lebih setuju kalo pengemudi angkot yang ugal-ugalan serta tidak taat hukum serta rambu-rambu lalu lintas ditertibkan serta diberikan penyuluhan. selain itu perlu dibuat rambu-rambu yang jelas, sehingga apabila ada turis dari luar kota, meskipun gak tanya, gak kesasar dan selamat di tujuan.

  3. Wah, kalau mau jadi calon walikota harus menanti 5 tahun yang akan datang (atau dipercepat karena terjadi restrukturisasi yang menyebabkan walikota terpilih harus diturunkan).

    Sebagai pengguna setia dan penyumbang kroditnya (kalau boleh pinjam istilah Pak Nasir, salam kenal pak) lalu lintas Bandung. Rasanya ide pak Arry sangat (bangeeeeeeeeeets) masuk akal sekali.

    Ada satu lagi faktor yang rasanya terlewatkan mungkin, yaitu pengendara kendaraan roda dua yang semakin banyak saja, sehingga perlu dilakukan penyesuaian atau apapun lah istilahnya sehingga kendaraan roda dua bisa tertib dan tidak seenaknya seperti sekarang ini (termasuk saya sendiri).

  4. @ Pak Arry : wah pak kalo cuma mimpi doang, no action…ngga akan pernah maju, btw saya ada beberapa buku yang menurut saya bagus banget (gak promosi loh) tulisan Ann Wang Seng yaitu : “Rahasia Bisnis Orang China”, “Rahasia Bisnis Orang Jepang” dan “Rahasia Bisnis Orang Korea”. saya rasa buku itu bisa menjadi salah satu motivasi / contoh untuk bangsa indonesia untuk maju (dan juga tertib berlalu lintas)

  5. @Pramudya, thanks komentarnya. urusan perkotaan, urusan negara adalah urusan yang aneh di negeri ini, jauh dari logika dan kesempatan untuk berkontribusinya tidak mudah dicapai oleh orang-orang yang tidak punya kepentingan. so, orang seperti saya yang hanya punya ide, cukup meniru republik mimpi saja (acara TV). dengan cara begitu, saya berharap ada orang yang punya kepentingan yang mau mengimplementasikannya.

    Mudah-mudahan kesempatan untuk action (merealisasikan mimpi tersebut) bisa datang tidak terduga ……

    Thanks buat info bukunya. Judul-judul tersebut sering saya lihat di toko buku, nanti saya pertimbangkan untuk memiliki dan membacanya ….

  6. @Pramudya, thanks komentarnya. urusan perkotaan, urusan negara adalah urusan yang aneh di negeri ini, jauh dari logika dan kesempatan untuk berkontribusinya tidak mudah dicapai oleh orang-orang yang tidak punya kepentingan. so, orang seperti saya yang hanya punya ide, cukup meniru republik mimpi saja (acara TV). dengan cara begitu, saya berharap ada orang yang punya kepentingan yang mau mengimplementasikannya.

    Mudah-mudahan kesempatan untuk action (merealisasikan mimpi tersebut) bisa datang tidak terduga ……

    Thanks buat info bukunya. Judul-judul tersebut sering saya lihat di toko buku, nanti saya pertimbangkan untuk memiliki dan membacanya ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s