Pantes Bandung heurin ku angkot!

Judul di atas kalau di bahasa Indonesiakan menjadi ‘Pantas Bandung penuh sesak oleh angkot’. Saya baru saja mengunjungi situs Web resmi kota Bandung. Salah satu informasi yang menarik adalah Rute Angkutan Kota. Sebelum meng-klik, saya berharap akan muncul peta jalur angkot seperti jalur transportasi (bis, subway) di berbagai kota-kota lain di dunia. Ternyata yang saya peroleh ada teks yang sangat panjang yang menuliskan rute-rute angkot.
Saya coba hitung, kalau tidak salah hitung ada 68 rute angkot. Saya malas menghitung ulang untuk memastikan, menjemukan! Ada dua hal yang menarik buat saya:

1. Ternyata begitu banyak jumlah rute angkot di kota Bandung. Apakah memang perlu sebanyak itu? Dari situ juga saya paham, mengapa Bandung begitu penuh sesak oleh angkot.

2. Cara menyajikan informasi seperti ini jelas tidak efektif. Jika anda mau berangkat dari lokasi tertentu di Bandung ingin menuju lokasi lainnya, silakan pelototin 68 rute tesebut yang semua disajikan secara tekstual. Mungkin anda akan berpikiran, mendingan pergi langsung ke jalan, lalu tanya tukang parkir di pinggir jalan. Bisa tidak ya digambarkan jadi gambar yang mudah dibaca? Silakan baca posting saya tentang bukti mudahnya transportasi di salah satu kota dunia yang kotanya jauh lebih besar dari Bandung.

Nah, itulah sebagian gambaran manajemen transportasi umum di kota Bandung.

5 thoughts on “Pantes Bandung heurin ku angkot!

  1. Haha.. Jadi ingat waktu di singapura, pengen nyoba naik bis, cari2 petunjuknya… wooops.. mumet!! ada ratusan jalur bis di sana. Padahal kalau naik MRT, begitu simpelnya..

    Hmm, nggak coba bikin gambar rutenya pak? kayaknya ga perlu semua jalur angkot digambar, jalur2 yang penting2 saja🙂 (yang angkotnya tidak sering ngetem, dan tidak memahalkan harga jasa angkotnya)

  2. Dulu mah Bandung heurin ku tangtung sekarang Bandung heurin ku angkot, sebentar lagi Bandung heurin ku mall.

    Yang lucu angkot Cibaduyut-Cicaheum Rute: Jl. Sukarno Hatta – Kiara Condong – Jl. Jakarta – Jl. Supratman – Jl. Katamso – Jl. Hasan Mustopa – Cicaheum. Rasanya tidak pernah sampai Cicaheum biasanya berhenti di Kantor Bersama atau Kiara Condong dekat Binong paling jauh Kiara Condong Antapani.

    Pernah berkali-kali naik angkot Cibaduyut-Cicaheum dari Leuwi Panjang tujuan Antapani tidak sekalipun diantar sampai tujuan, penumpang harus nyambung dengan angkot lain tujuan Cicaheum misalnya Abdul Muis-Cicaheum via Binong, Ciwastra-Cicaheum, Riung Bandung- Dago atau Margahayu – Ledeng. Terbayang kalo yang naik angkot itu bukan warga Bandung pasti “lieureun”🙂

  3. Kalau saya suka dengan sistem informasi transportasi di Belanda Pak. Gampang diakses (via internet atau SMS) dan terintegrasi (Bus, tram, kereta, metro, dll dalam satu sistem). Cukup tulis lokasi asal dan tujuan dan jrenggg… semua informasi yang kita butuhkan mulai dari jadwal, kendaraan yang perlu kita naiki, dan ongkos yang harus dikeluarkan ditampilkan di sana.

  4. Ya serba salah Pemerintah Kota Bandung…
    Di kasih Busway…(semacamnya) malah ditolak..dan infrastruktur di rusak lagi..Yach memang siih angkot angkutan alternatif tapi kalo Over Quota..yach…malah merusak tata kota serta mendukung Global Warming…seperti yang kita rasakan Bandung tak Sesejuk Dulu lagi…!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s