Karaoke Keluarga

Pernah mencoba karaoke keluarga? Coba deh! Ada suasana yang luar biasa! Tadi malam adalah yang kedua kalinya kami ber-karaoke ‘keluarga’. Keluarga yang sama maksud adalah keluarga saya dan keluarga kawan-kawan saya, alumni kelas kami di SMA. Tentunya anak-anak kami ikut juga ramai-ramai dalam acara tersebut.

Jika anda memang penyanyi pas-pasan, anda bisa unjuk gigi di depan semua orang dengan tanpa beban yang berat bahwa mungkin sebagian nadanya fals. Jika masih kurang PD juga untuk bernyanyi, paling tidak bisa ikut tertawa ria melepaskan berbagai masalah pekerjaan yang setiap hari anda hadapi atau menertawakan kawan kita yang nyanyinya pas-pasan tapi sudah mulai ada keberanian untuk bernyanyi. Yang pasti, dua hari kemarin, saya, keluarga, dan keluarga kawan-kawan saya banyak menghabiskan waktu untuk makan, ngobrol, bertukar informasi penting, dan tentunya bersenang-senang nyanyi-nyanyi dalam karaoke keluarga. Kami memang sudah menjadi keluarga besar yang luar biasa, seperti yang saya ceritakan dalam posting sebelumnya.

Biasanya banyak kejutan yang membuat kita tertawa terpingkal-pingkal dalam suasana seperti itu. Ada yang tidak pernah kita lihat bernyanyi, tiba-tiba bernyanyi memilih lagu yang sangat ‘cool’, atau ada yang tiba-tiba berjoget, ada juga yang tetap ‘jaim’ tidak mau buka mulut untuk bernyanyi, atau ada yang dulunya sering menyanyikan lagu jazz, tiba-tiba menyanyikan lagu dangdut dengan sangat mantap.

Jika anda punya kawan-kawan lama yang mempunyai kedekatan yang kuat, cobalah sekali-kali berkumpul dalam suasana seperti yang kami alami. Semoga share pengalaman dan kebahagiaan kami bermanfaat buat semuanya. Selamat menikmati hari libur buat semuanya! Jika anda di Bandung, hati-hatilah memilih jalan, jangan sampai terjebak kemacetan.

4 thoughts on “Karaoke Keluarga

  1. Gak tahu, kok saya tidak tertarik dengan karaoke ya?

    Saya paham kalau pak Budi ngga tertarik karaoke. Bagi pemain band tentunya karaoke ‘sangat’ tidak menantang. Tapi percayalah pak, kebersamaannya itulah yang luar biasa, bukan kualitas menyanyinya. Sayapun awalnya kurang tertarik, tapi setelah mencoba, ada satu kebersamaan yangmembuat persaudaraan kami semakin erat.

    BTW, mungkin karena mau siap-siap karaoke maka pak Aa pakai kacamata gelap (ala pemain band) seperti di foto ini? he he he.
    http://rahard.wordpress.com/2008/03/22/foto-yang-tercecer-minggu-ini/

    gelap-gelap pun, itu kacamata minus pak! kacamata saya khusus untuk nyopir. karena parkir jauh dan terburu-buru, engga sempat tukar dengan kacamata bening.
    tapi, engga apa-apa lah, di fotonya jadi lebih keren, seperti pimpinan ‘mafia’ yang sedang rapat. ha-ha-ha…

  2. hehe….
    smentara orang tua karoke..
    anak-anaknya nonton midnight…

    he…3x, anak saya sudah mulai bisa ngomentarin blog bapaknya nih. memang anak-anak nonton dulu “Horton Hears a Who” jam 22.45 sampai dengan 00.15, lalu gabung emak-bapaknya di tempat karaoke. Nah lho, jadi pulangnya jam berapa ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s