Panggung Kampanye atau Panggung Hiburan?

Baca PR online pagi ini tentang kampanye hari pertama dari semua kandidat Gubernur Jawa Barat membuat hati saya makin prihatin. Saya coba baca pemberitaan dari semua kandidat, supaya tidak berat sebelah. Kesimpulan umumnya adalah sebagai berikut.

Semua kandidat menggunakan artis untuk memikat pengunjung. Harusnya mereka MIKIR! Berarti orang-orang yang datang kesana kemungkinan bukan simpatisan mereka, tapi penggemar artis tersebut. Berbahagialah para artis, anda lebih populer dari pada para kandidat! Para kandidat kurang PE-DE tanpa bantuan anda!

Sebagian kandidat sudah mulai memunculkan ukuran-ukuran keberhasilan, tapi “how to go there” nya belum tampak pada semua kandidat.

2 thoughts on “Panggung Kampanye atau Panggung Hiburan?

  1. Sebetulnya saya juga punya cita-cita jadi gubernur ato kepala daerah Pak!..tapi saya gak bisa joged😦 gimana ya?? hehehe

    Dari pada mempersiapkan diri jadi Gubernur, mendingan belajar nyanyi dan joged, nanti juga ada gubernur atau calon gubernur yang mengundang anda untuk ikut kampanye….. Ha-ha-ha ….

  2. Saya tersenyum …
    Mungkin masyarakat cuma berfikiran simple saja …
    Nyeng penting gue hepih sekarang …
    gua akan coblos ca-gub yang… bisa bikin gua hepih …
    paling enggak saat kampanye hari inih …

    Selanjutnya kuma engke’ wee …

    (pak bisa berbuat apa-apa.com)😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s