‘Project History’ adalah Sesuatu yang Penting Untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Project

Ketika sebuah project dijalankan, biasanya akan banyak masalah-masalah tidak terduga yang kita hadapi. Meskipun dalam tahap project planning kita sudah melakukan risk assessment dan risk planning, tetap saja ada sesuatu yang mungkin tidak terduga yang bisa terjadi. Seorang project manager yang mempunyai jam terbang tinggi mungkin bisa dengan cepat menangani keadaan karena berbagai pengalaman yang tersimpan di kepalanya. Tapi bagaimana dengan project manager pemula yang jam terbangnya masih rendah?

Bagaimana menularkan pengalaman tersebut kepada orang lain di dalam perusahaan? Harus ada suatu mekanisme untuk share pengalaman project, baik pengalaman positif maupun pengalaman buruk dalam menangani berbagai kesulitan project.

Jika anda membaca buku Project Management, salah satu hal yang selalu dianjurkan ketika melakukan project closing diantaranya adalah mengupdate pengalaman project ke dalam suatu kumpulan project history (experiences), lalu di-share secara online untuk semua pelaku project di dalam perusahaan. Setiap kali seseorang menghadapi masalah dalam menjalankan project, tinggal search ke knowledge base perusahaan. Jika kejadian serupa pernah dihadapi oleh orang lain dan pengalamannya di-share disana, maka orang yang sedang menghadapi masalah tersebut dapat belajar dari pengalaman orang lain. Dengan cara ini, lambat laun, kualitas pelaksanaan project di suatu perusahaan akan meningkat terus.

Siapa yang biasanya me-manage project history tersebut? Biasanya dilakukan oleh PMO (Project Management Office).

Semoga bermanfaat!

2 thoughts on “‘Project History’ adalah Sesuatu yang Penting Untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Project

  1. Yang penting juga untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan project adalah process improvement ya Pak… Capabililty Maturity Model (CMM) nya SEI bisa diadopsi untuk itu. Tapi, kelihatannya, di Indonesia orang kurang tertarik keluar effort untuk hal-hal seperti ini ya ??

  2. Kalau diperusahaan kami, ada sesi yang disebut Return of Experience disingkat ROE atau REX, yang dilakukan menjelang penutupan proyek (akhir periode warranti).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s