Perubahan Cuaca, Global Warming dan Al-Quran

Setiap membaca berita tentang cuaca yang semakin banyak penyimpangan dari keteraturan yang sebelumnya sudah berjalan lama, dikaitkan dengan film-film seperti ‘THE DAY AFTER TOMORROW’ (saya baru menontonnya kembali beberapa waktu yang lalu), tela’ah dalam bukunya Harun Yahya yang menyadarkan saya bahwa alam semesta ini telah dirancang dengan suatu akurasi yang maha tinggi, maka fenomena Global Warming ini membuat saya bertanya-tanya, sudah begitu dekatkah akhir jaman?

Hal yang bisa dipastikan, keseimbangan alam ini luar biasa tertata dengan rapi dan sangat presisi. Sedikit gangguan saja, dapat menghasilkan dampak yang luar biasa dan dapat berujung pada kehancuran yang maha dahsyat. Ulah manusia yang telah banyak mengubah keseimbangan ini kalau tidak segera kita koreksi bersama mungkin akan berdampak pada kehancuran yang luar biasa.
Bayangkan, semesta ini dimulai dari satu dentuman besar (big bang). Membayangkan dentuman maka kita bisa bayangkan itu sebagai suatu proses yang sangat mengerikan dan yang akan berujung pada suatu kondisi yang sangat berantakan. Bayangkan ledakan bom dan dampaknya.

Tapi, ajaibnya, dentuman big-bang itu berbuah satu keteraturan yang maha indah di alam semesta ini. Pandanglah foto bumi dilihat dari luar angkasa. Betapa indahnya. Planet-planet secara teratur berjalan pada orbitnya, tidak bertabrakan. Bahkan kemiringannya, lonjong orbitnya, sungguh sesuatu yang luar biasa untuk direnungkan. Ini membuktikan bahwa ini semua ada arsiteknya yang Maha Agung. Teori dentuman besar sesuai dengan Al-Qur’an:

“Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan daripada air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. Al Anbiyaa’, 21: 30) !

Kalau renungan ini benar, semoga bisa mengajak kita untuk lebih mendekatkan kepada-Nya dan berbuat lebih baik untuk alam semesta kita, bumi kita, negara kita dan kota tercinta kita. Jangan mewariskan hal-hal yang mengerikan untuk generasi penerus kita.

Iklan

11 thoughts on “Perubahan Cuaca, Global Warming dan Al-Quran

  1. Setuju, Pak, untuk semakin peduli dan memperhitungkan terhadap segala dampak perbuatan kita. Btw, saya tertarik dgn kutipan ayat di atas, khususnya dengan kata ‘kafir’. Kira2 merujuk pada kelompok yg gimana ya?

  2. Ping-balik: Betapa Presisinya Allah Merencanakan Semuanya « Arry Akhmad Arman’s Weblog

  3. jan mota yo kasadono,

    dalam hidup ini dan kehidupan ini
    anda jauh lebih terpuji jika berbuat setitik
    tetapi yang terbaik,
    dari pada menjadi penonton terbaik”””

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s