Adakah yang lebih semrawut dari ini?

Tiang dan kabel-kabel ini saya jepret di pusat kota Bandung. Asyik ya?

Nah, ini memang sudah super semrawut atau ini belum seberapa (ada yang lebih semrawut)?

7 thoughts on “Adakah yang lebih semrawut dari ini?

  1. Saya tidak yakin bisa menghilangkannya, sebab kalau dihilangkan berarti harus dipindahkan ke bawah, dan ada persoalan lain, akan semakin sering ada galian, serta persoalan kalau kebanjiran.

    Saya kira harus dibuat tidak seheboh dalam foto tersebut. Undang semua pimilik tiang, ajak bicara, cari alternatif bersama. Saya yakin ada solusi untuk mengurangi kesemrawutan tersebut.

    Mungkin saja dikamuflasekan dengan pohon sintetis, sehingga semrawutnya tersembunyi.

    Oh ya, saya pernah ke San Francisco. Di atas jalan di kota tersebut tidak kalah hebohnya, ada semacam jaring, karena bis di kota tersebut semua menggunakan bis listrik.

    Ada yang punya ide untuk persoalan di atas?

  2. kabelnya di ganti antena atau WiFi

    untuk telekomunikasi, secara alami memang akan beralih kesana….
    tapi untuk kabel listrik, masih harus menunggu temuan teknologi yang memungkinkan transfer energi listrik tanpa kabel, he3x

  3. Ping-balik: Telkom … oh telkom … « Oemar Bakrie

  4. padahal orang2 telkom kan orang2 yg belajar teori medan, saluran transmisi dll … ilmunya pada dikemanakan ya ? koq justru diserahkan sama pegawai yg pasang kabel saja😦

  5. Pertama, perlu dicatat, yang kita lihat pada foto di atas mungkin bukan hanya kabel telpon saja, tapi telpon, listrik dan mungkin TV Cable yang pada umumnya numpang di tiang PLN.

    Kalau dilihat dari kacamata medan elektromagnetik, memang pasti seru!!! Begitu banyak medan di sekitar kabel itu dan mereka saling mengimbas satu sama lain. Untung mata kita tidak bisa melihat semua spektrum gelombang tersebut, kalau tidak pasti kita sudah sakit kepala melihatnya!

    Semua pihak pasti tidak mau susah! Pengelola kota lah yang seharusnya berperan untuk mengatur urusan kabel itu agar tidak terlalu semrawut! Caranya gimana sih urusan ahlinya, kota cukup memberikan rambu-rambu umum saja….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s