Sudah pantaskah Bandung disebut kota yang Agamis?

Pernyataan berikut saya kutip dari situs “www.dada-rosada.com”:

Dr. Miftah Faridl (Ulama): Keberhasilan Kang Dada selaku Walikota adalah membangun komunikasi antara ulama-umara dan menjadikan sebagai “Kota Agamis”, ini berdampak pada masa depan masyarakat Kota Bandung. (DRC team)

Benarkan Bandung sudah menjadi kota yang agamis?

Menurut saya masih terlalu banyak perilaku masyarakat yang jauh dari ketertiban, masih banyak sopir angkot yang nyetir seenaknya, masih banyak orang tidak (atau terpaksa tidak) shalat jumat karena sibuk bekerja, masih banyak perilaku aparat yang korup, masih banyak kedzaliman di kota ini, masih banyak intimidasi untuk mendukung penguasa. Ini adalah contoh-contoh perilaku yang masih jauh dari perilaku agamis.

Punten Pak Miftah kalau saya kurang sependapat. Terlalu banyak bukti di maysarakat yang tidak sejalan dengan predikat kota yang agamis.

Bagaimana menurut anda???

Iklan

6 thoughts on “Sudah pantaskah Bandung disebut kota yang Agamis?

  1. anak-anak kecil yang digeletakin di trotoar jalan merdeka dgn kaleng untuk menampung recehan itu masih ada nggak pak? kalau masih, kayaknya itu termasuk bukti.

    mudah-mudahan ‘testimonial’ pak miftah bukan pertanda ulama yg mendekat pada umara *berusaha khusnuzhan*

  2. Hm..perasaan waktu taufikurahman silaturahmi ke pak miftah dia bilang karena pns dia bakal netral gak dukung siapa2(baca direpublika )..kok kayaknya beda ya dilapangan…waduh…apa sih yang diharapkan oleh para ulama ini dari dada ?!!

  3. Masalah pantas atau tidak dari pertanyaan tsb sdh terjawab sbnrnya alias retorik. Kita semua tau masih terlalu banyak hal-halyg tidak/blm pantas thd norma agama di kota Bdg.

  4. saya tidak tahu apa yang dimaksud pa Miftah dengan kota Agamis, apa ukurannya?

    jadi mening yang ringan-ringan sajalah sebutannya, jangan sampe keberatan beban, ujung2nya cuma lip service dan mendatangkan cibiran …

    pa Miftah adalah dosen saya dulu kuliah etika Islam, sangat menarik dan telah memotivasi saya belajar agama. Tp maaf saya tdk sependapat …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s