Lega! Beban itu akhirnya saya titipkan ke Taufikurahman

Syinar Budhi Arta, Taufikurahman, Arry Akhmad Arman

Seperti yang telah saya tulisankan beberapa kali dalam posting saya sebelumnya, satu hal yang masih membuat saya tidak tenang adalah harapan para pendukung yang saya khawatirkan tidak tersalurkan karena saya dalam posisi tidak bisa memperjuangkan kepentingan mereka.

Hari ini, saya, kang Syinar Budhi Arta dan para pendukung, setelah sidang PTUN, saya menyertai Kang Syinar membacakan sikap politik yang diantaranya adalah:

Seandainya sampai 10 Agustus 2008 tidak ada keputusan PTUN yang sifatnya berkekuatan hukum, SYNAR memberikan kebebasan kepada pendukungnya untuk menyalurkan aspirasi politiknya. Namun, kami menganjurkan agar para pendukung memilih pasangan calon yang mempunyai komitmen yang tinggi untuk memberantas korupsi di kota Bandung.

Setelah itu, kami menuju kubu TRENDI yang sedang punya hajat besar di Gasibu. Singkatnya, setelah meyakinkan bahwa kang Taufikurahman siap memberantas korupsi jika terpilih nanti, kami menyatakan akan menganjurkan pendukung kami untuk memilih TRENDI 10 Agustus nanti. Itupun jika PTUN tidak bisa memberikan putusan yang menguntungkan kami sebelum 10 Agustus.

Kami menyatakan siap membantu ide dan pemikiran serta berbagai upaya untuk melakukan perubahan di kota Bandung, terutama dalam pemberantasan korupsi. Dan kami akan memonitor kinerja TRENDI jika terpilih nanti, khususnya dalam melakukan komitmennya untuk memberantas korupsi.

Alhamdulillah, lega sekali rasanya…..
Beban harapan para pendukung SYNAR untuk perubahan kota Bandung sudah saya alihkan ke pundak Taufikurahman dan Abu Syauqi. Semoga sukses kang! Saya tetap siap bantu!

Mulai sekarang, saya bisa lebih sering ke bioskop bersama istri dan anak-anak saya.

Hmmmmm…., tampaknya ada yang salah berhitung, kalau SYNAR maju terus, akan rebutan suara dengan TRENDI, dan akan ada pihak yang diuntungkan. Kini dua kubu itu sudah menyatukan suaranya…. Semoga bisa menang dan membawa perubahan untuk kota Bandung. Amin!

Iklan

21 thoughts on “Lega! Beban itu akhirnya saya titipkan ke Taufikurahman

  1. Niat kami bukan “ingin jadi walikota”, tapi “menyelamatkan Bandung”. Jika Tuhan belum mengijinkan kami, tentu harus kami pikirkan, pasangan mana yang paling bisa dipercaya untuk melakukan cita-cita tersebut.

  2. saya salut dengan sikap bapak dan tim punyai untuk kota Bandung.

    jangan lupa ntar tim Trendi (enakan bareng kali ya) untuk membersihkan atribut kampanye agar Bandung jadi bersih.

    semoga langkahnya berkah pak 🙂

  3. pak taufik bukan butuh dukungan untuk dimenangkan menjadi walikota. dari sejak awal tidak ada ambisi pribadi untuk menjadi walikota. hanya saja PKS yang memiliki kesempatan berpengaruh dalam merubah kota bandung menyimpulkan walikota harus diganti sebelum bandung tenggelam.
    dan orang yang saat ini paling menderita saat ini adalah pak taufik. dengan telah ditunjuknya beliau sebagai calon walikota bandung, maka beban berat menunaikan amanat itu telah berada di pundaknya.
    jadi bukan dukungan dimenangkan menjadi walikota yang diinginkan oleh beliau, malah mungkin dia merasa mendingan kalah, kalau melihat bebannya. kalau dianggap tidak mampu, mendingan mundur.
    yang beliau butuhkan adalah kebersamaan memikirkan penyelesaian masalah kota bandung. bersama dalam memikirkan kesulitannya, bersama dalam menjalankan agenda aksinya, bersama dalam menjalani masa-masa sulit dan beratnya.

    Wow, agak tidak nyaman nih saya mendapat komentar pertama yang menyatakan bahwa Pak Taufik tidak butuh dukungan untuk menjadi walikota, seolah niat baik kami tidak dibutuhkan. Bukankah ini perjuangan untuk memperbaiki Bandung melalui pemenangan posisi walikota? Jadi, saya lebih baik menarik dukungan nih supaya TRENDI lebih tenang???

    Pak Relawan TRENDI, sebaiknya cerita tentang “keterpaksaan” Pak Taufik jangan di-ekspos pada detik-detik terakhir pertempuran. Saya merasakan betul posisi Pak Taufik, ini adalah ibadah untuk membenahi Bandung, bukan ambisi. Walaupun tidak berambisi, tapi sekali bilang iya, saya yakin Pak Taufik tidak terpaksa lagi, tapi SIAP TEMPUR! Jangan-jangan semua orang berpikiran untuk tidak memilih beliau jika anda mengatakan “merasa mendingan kalah”.

    Tidak ada yang menyatakan Taufikurahman berambisi disini, jadi anda tidak perlu merasa harus mengklarifikasi hal tersebut. Dalam posting saya, saya menyatakan siap membantu jika dibutuhkan. Be careful pak! Saya sudah sangat berbesar hati mendukung (apapun istilah-nya) dan menyatakan siap membantu, jangan sampai saya merasa menyesal dan menarik dukungan!

  4. kang arry, ketika tujuan sama mulianya, walaupun dimulai dengan titik awal yang berbeda, asal kita memiliki keinginan yang kuat untuk memenangkan kebaikan, maka langkah-langkah itu akan bertemu dan saling menguatkan. insya Allah kondisi ini membuat sepak terjang dan perjuangan kang arry tidak sia-sia. bahkan akan semakin menguatkan semua yang telah ada dan membuat solusi itu betul2 hadir ditengah-tengah kita. dan Allah lah yang membuat itu semua terjadi insya Allah atas tangan2 kita yang berbuah pahala, ampunan dan surga.

    Ya, semoga semua pihak bisa memahami satu sama lain dan menghargai maksud baiknya, sehingga kita bisa ber-sinergi untuk menyelamatkan Bandung.

  5. Allahu Akbar! Mimpi saya jadi kenyataan. Dua dosen blogger ITB bergabung di kubu yang sama… dan yang menyatukan mereka adalah progresifitas anda berdua dalam melihat realita sosial politik kemasyarakatan di kota Bandung. Siap mendukung TRENDI dan SYNAR mengusung perubahan dikota Bandung.
    Ada anekdot begini, salah kalau dikatakan BANYAK hal yang harus ‘dirubah’ di kota Bandung ini… padahal intinya kita hanya butuh SATU perubahan saja: “Walikotanya jangan yang ‘itu-itu lagi’…”.
    Salam sukses dan dukungan untuk proses SYNAR di PTUN…

    Thanks Ardi, semoga Bandung bisa lebih baik di masa yang akan datang!

  6. Ping-balik: Akhirnya… Dua Dosen Blogger Itu Bersatu! | Ardee’est Thing in My Life

  7. Alhamdulillah…

    Seharusnya sejak dulu para pakar bisa tampil ke depan membenahi kota Bandung. Aneh, Bandung bisa parah begini, padahal populasi pakar dan ahli berbanding jumlah penduduk tertinggi di Indonesia ada di Bandung.

    Bukan, bukan karena para pakar tersebut tidak mau terlibat, tapi karena birokrasi pemkot tidak mengijinkan hal itu terjadi. Kalaupun ada, mereka hanya dijadikan tameng pembenar atas proyek-proyek koruptif mereka.

    Insya Allah, sebentar lagi tidak seperti itu lagi. Amiin.

  8. Hidup SYNAR, hidup TRENDI. Jangan bicarakan lagi perbedaan, hanya kalian lah yang masih kami percaya untuk melakukan perubahan di kota Bandung dan memberantas korupsi di kota Bandung. Yang lainnya, brengsek semua!!!!

    TRENDI makin ber-SYNAR, SYNAR makin TRENDI!

    Incumbent sudah jelas prestasi korupsinya!
    Independen yang lolos sudah jelas tabur uang ketika pengumpulan KTP!!

    Hayo ITB, mahasiswa Bandung, dukung TRENDI yang sudah didukung SYNAR!

  9. punten kang arry, abdi rada emosi. kumargi di daerah abdi banyak isu-isu yang menyudutkan pak taufik. diantarana wae naha urang bekasi MENI NGOTOT hoyong janten walikota bandung, naha bet teu di bekasi wae.
    saya sempat beberapa kali ikut kegiatan yang berat saat beliau mensosialisasikan dirinya, dari mulai popularitas 4% sampai sekarang sudah cukup tinggi dan mulai menjadi lawan tangguh incumbent. bukan ambisi yang saya lihat, tapi tanggung jawab seorang yang telah diberi amanah.
    dan betul apa yang disampaikan kang arry, hari ini, apalagi setelah SYNAR menentukan sikap yang tepat dan secara lebih jauh lagi adalah dukungan kaum yang menjunjung idealisme (baik ITB maupun lainnya), maka saya melihat besarnya kesiapan dan kekuatan pak taufik untuk sekedar mengalahkan incumbent dalam ajang pilwalkot ini.
    namun benang merah yang ingin saya angkat adalah amanah besar setelah kemenangan yang harus kita persiapkan. dimana disana ada realitas kota yang harus kita selesaikan dengan rencana yang tepat dan perjuangan serta dukungan penuh.
    saya selalu ingat orang paling lemahpun kalau kita dukung bersama-sama akan berhasil. ide yang 1/2 benar akan menyelesaikan masalah bila didukung 100% oleh anggotanya. tapi ide yang benar 100% akan berantakan bila dihianati oleh 1/2 angotanya.
    saya hanya khawatir kalau pak taufik didukung oleh mereka yang hanya memenangkan beliau menjadi walikota kemudian akan berpesta pora ketika menang dan kemudian menuntut sebuah fasilitas dari beliau.
    dan mari kita bersama-sama mencerdaskan masyarakat untuk mendudukkan kembali dengan benar tentang arti sebuah amanah kepemimpinan, dimana banyak masyarakat kita masih bodoh dan dibodohi.

  10. Kemungkinan bahwa ada yang hanya mendukung untuk memenangkan, lalu sibuk sendiri selalu ada. Jangan salahkan mereka pak! Tetaplah berterima kasih kepada mereka. Bukankan memang kita mau bebenah Bandung dengan cara mencapai posisi walikota?

    Saya pun tidak akan bisa bantu all out bantu kalau beliau terpilih nanti, setiap orang punya kaki-kaki yang lain yang harus dijalani, dan itu harus kita terima. Kita harus siap dengan kondisi seperti itu. Insya Allah, setiap saat, saya selalu siap untuk diajak memikirkan persoalan kota Bandung, dan masih banyak yang akan siap seperti itu.

    Konsentrasikan untuk mengamankan kemenangan, buang semua pesimisme dan keraguan! Sekali menyatakan siap, harus benar-benar kita jalani sampai tuntas. Sayapun pada posisi yang sama dengan Kang Taufik sebelumnya, tapi jalani saja, mungkin ada kenikmatan yang tiada tara yang kita dapatkan. Demi Bandung, No. 2 harus menang, saya tidak percaya kepada yang lainnya.

    Salam perjuangan!
    Arry Akhmad Arman

  11. Ping-balik: Dukung pak Taufikurahman jadi Walikota Bandung « Padepokan Budi Rahardjo

  12. Ping-balik: Mendukung pimpinan Bandung yang setia dengan satu istri « Ayi Purbasari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s