Apa jadinya Bandung 5 tahun lagi ???

Saya tidak ingin menulis terlalu panjang. Hanya ada kesedihan yang sangat mendalam. Bukan soal jagonya siapa yang menang atau kalah dalam Pilwalkot Bandung, tapi soal kepercayaan dan fakta. Sudah 5 tahun Bandung berubah semakin rusak. Hal-hal yang sangat mendasar, terutama yang berkaitan dengan kemakmuran masyarakat bawah tidak terperhatikan, bahkan tersingkirkan.

Akankah masa-masa itu akan diperpanjang 5 tahun lagi? Membaik? atau bahkan memburuk?

Bagaimana menurut anda?

Artikel terkait:

  1. Quick Count LSI
  2. Dada Rosada dilaporkan ke KPK
  3. LP3I Laporkan Penyimpangan Dana APBD Kota Bandung ke KPK
  4. Dada Rosada Melakukan Aksi Kotor
  5. Singapore International School di Bandung menuai protes
  6. Rumah Zakat Indonesia diteror
  7. Rujit ku kalakukan Pejabat Pemkot
  8. Punclut Menggugat Dada Rosada
Iklan

12 thoughts on “Apa jadinya Bandung 5 tahun lagi ???

  1. Saya juga sedih pak.

    Tapi saya berusaha positif, bahwa mulai sekarang kang Dada pasti berpikir bahwa ada kekuatan besar yang mengamati dia. Ke depannya, pasti dia tidak akan berani macam-macam lagi dalam memimpin kota Bandung.

    Kita doakan saja, semoga beliau amanah. Bagaimanapun pak Arry, di masa kepemimpinan beliau tetap ada keberhasilan. Saya mencoba membuat listnya dalam blog saya (silakan dilihat). Mudah-mudahan beliau bisa melipatgandakan keberhasilannya tersebut, dan tidak mengulangi semua kegagalan yang lalu.

    Amiiiin..

  2. Hmmmm….
    Tentu sedih bila tidak ada perbaikan dalam 5 tahun ke depan.
    Saya optimis Bandung akan menjadi lebih baik dalam 5 tahun ke depan….
    Tapi apa dasarnya saya bisa optimis begitu?
    Sampai sekarang saya juga belum menemukannya.
    Hanya optimis tok!
    Dari pada stress sendiri?

  3. sekarang waktunya memikirkan peran dan cara terbaik dalam mengawal perbaikan kota bandung.

    peran ITB sebagai pusat cendikia, harusnya besar untuk masayarakat bandung.

  4. Masih terbayang suasana di Kelurahan kemarin…begitu hangat dan membahagiakan…Tim sukses,Panwas,PPK,PPS,Kelurahan semua saling berangkulan..bersalam-salaman..tertawa gembira…sambil sesekali memberi kata hiburan untuk tim trendi yang mojok sambil cengengesan gak jelas..he..he..

    Memang kemenangan kali ini benar-benar kemenangan “rakyat Bandung”….

  5. Salut buat TRENDI dan SYNAR yang maju dengan semangat untuk memperbaiki kota Bandung tercinta. Tuhan memang mentakdirkan lain, dan saya percaya ada rahasia yang tidak kita ketahui di balik skenario Tuhan ini.

    Kalau melihat tingginya suara Golput, saya rasa ini bukan kemenangan Rakyat Bandung, tapi kemenangan Dada Rosada yang mendapatkan suara masyarakat yang susah dan masih bisa dibeli dengan uang dan sembako.

    Pemenang yang sesungguhnya adalah GOLPUT!

    Harusnya ini membuat kita semua berpikir!!!

  6. Saya masih tetap optimis kok Pak…
    Intinya kita tingkatkan pengawasan tentang jalannya pemerintaah di kota Bandung ini…

    Semua kritik dan saran kita bisa ajukan secara terbuka lewat media ini sembari berdoa untuk Bandung yg lebih baik…

    Alangkah lebih baik jika pemikiran-pemikiran Bapak dan Trendy sewaktu kampanye dijadikan saran untuk walikota terpilih, toh kalau pun tidak disetujui setidaknya sudah berusaha…

    -Tetap Mengharapkan Bandung Lebih ‘ADEM’ di Segala Segi-

  7. Saya lahir di Bandung tahun 1951, meninggalkan Bandung tercinta tahun 1970. Jadi saya tahu betul indahnya kota Bandung pada jaman itu. Saya dulu bercita-cita menjalani masa pensiun di Bandung, tetapi semakin hari keinginan saya untuk kembali ke Bandung semakin hilang, dan sekarang saya sama sekali tidak ingin tinggal di Bandung. Karena bagi saya Bandung yang sekarang bukan Bandung saya yang dulu! Lima tahun lagi bagaimana? Untuk kembali merebut predikat Kota Kembang atau Parijs van Java seperti sebelum tahun 70-an jelas tak mungkin, bunga saja sudah malas tumbuh di Bandung. Untuk menjadi kota pelajar seperti tahun 80-an, wah, mana ada lagi suasana tenang untuk belajar di Bandung, rasanya sudah lama deh nggak dengar pelajar berprestasi berasal dari Bandung (sorry kalau salah). Mungkin Bandung harus mencari predikat baru yang lebih cocok dengan kondisinya sekarang. Nggak usah bernostalgia. Mungkin Bandung sudah terlanjur jadi kota “home industry” dan warganya pun cukup kreatif dalam urusan itu. Mungkin Bandung bisa jadi Kota Industri Kecil dan Industri Rumah Tangga terbesar di dunia! Lihat saja sekarang, hampir semua rumah di jalan-jalan yang dulunya tempat pemukiman jadi tempat industri dan bisnis kecil! Rasanya kalau hal ini dikelola dengan baik akan jadi hebat …hebat …hebat! Tapi ada satu syaratnya yang paling penting, perlu pemimpin yang kuat, jujur dan kalau bisa “muda”! Kalau gagal dapat pemimpin seperti itu sekarang, ya tunggu saja lima tahun lagi, tapi sementara menunggu lima tahun mudah-mudahan kondisi Bandung tidak semakin parah!

    Apa kabar Pa Anton? Terima kasih kunjungannya. Ya.., semoga 5 tahun yang akan datang ada generasi di bawah saya yang bisa muncul ke permukaan dan membawa perubahan untuk kota Bandung. Salam buat Ibu!

  8. Inilah politik, pak AA. Orang kampus mungkin tidak terlalu mengerti, karena orang kampus itu pikirannya masih polos, suci, bersih. Begitu masuk dunia politik, ya sudah pasti terkaget-kaget. Kok bisa ya Kang Dada yang menang, padahal kota Bandung rusak di bawah pemerintahannya ? Ya bisa saja… namanya juga politik. Mau bicara panjang lebar tentang mimpi2 indah perubahan dan moral, percuma saja kalau tidak dibarengi dengan kemampuan mengasah trik2 politik.

    Betul sekali Nugie! Analisa dan pemikiran anda tepat sekali! Apalagi diperkuat dengan kejenuhan dan apatisme kalangan intelektual yang sangat tinggi, tersisa kalangan bawah yang mudah dikendalikan dengan uang dan sembako. Segalanya menjadi semakit tidak logis dan penuh trik. Thanks Nugie!

  9. Saya juga membahas bersama suami….tapi kita harus percaya pak, kadang ada takdir di atas kita. Berharap saja kang Dada membuat kota Bandung lebih baik, seperti akhir-akhir ini lebih bersih dan sampah berkurang)…jangan hanya bersihnya karena mau pemilihan saja.

    Rakyat yang memilih ternyata sangat menentukan, mereka hanya kenal orang…makanya banyak akhirnya selebritis yang menjadi caleg atau yang lain.

  10. pengennya sih KPK watch buat kang dada…he..he..kapan nih KPK bergerak ? data kan sudah ada ditangan tinggal di followup saja….GO KPK !!

  11. Saya masyarakat biasa yang menjunjung tinggi perubahan dan kejujuran, merasa kecewa pertama di DKI belum hilang yang dirasakan ditambah lagi di Bandung.
    Kelahiran saya di Bandung sekarang ini sudah merasa tidak nyaman lagi auroranya sudah berubah yang dulu disebut sebagai Paris Van Jawa dan Kota Kembang, sekarang ………
    Terasa berat jika akan mudik ke Bandung, Macet, bau, kotor, panas, jenuh, semrawut, kumuh.
    Cerminan suporter bola yang sekarang bagaimana !

    Sebutan Bandung tercinta ini sekarang baiknya sebagai apa ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s