Kereta Api Semakin Mengkhawatirkan!

Selang Satu Jam Kereta Api Anjlok di Dua Titik! Itulah berita terbaru tentang perkeretaapian di Indonesia. Lebaran masih jauh, tiket sudah habis, tapi sudah mulai pada anjlok. Bagaimana nanti pada saat gerbongnya tambah panjang dan penuh sesak dengan manusia yang mudik?

Wah, ngeri saya membayangkannya!

Rasanya, dari waktu ke waktu, frekuensi kecelakaan kereta api di Indonesia semakin sering terjadi saja. Saya punya hipotesis bahwa ini semua terjadi karena usia sebagian kereta dan infrastrukturnya sudah sangat uzur dan sudah lewat masa pakainya, tetapi banyak komponen sistem yang masih dipaksakan untuk dioperasikan. Konon karena dana yang kurang, tetapi faktanya banyak pejabat PT. Kereta Api yang kaya raya. Kalau hipotesis saya benar, maka dengan berjalannya waktu, akan semakin banyak komponen sistem yang semakin tidak berfungsi lalu rusak, patah, dan sebagainya, yang pada akhirnya menyebabkan berbagai kecelakaan.

Ini kutipan dari detik.com

Pantauan detikbandung, bagian besi di salah satu roda kereta mengalami patah sepanjang 25 meter. Patahan tersebut menghasilkan serpihan-serpihan kecil.

Nah, ko bisa patah? Kemungkinannya kecil terjadi jika PT. Kereta Api selalu mengadakan pengecekan dan pengukuran secara teratur, lalu komponen yang sudah tidak memenuhi syarat segera diganti.

Pesawat terbang mengkhawatirkan, kereta api sering anjlok, jalan tol semakin padat dan mengerikan, di kota-kota besar macet semakin tidak terkendali. Belum lagi isu yang lebih hebat: “ketahanan pangan kita parah! Banyak makanan pokok kita yang tergantung dari impor, tidak hanya beras!”

Apa jadinya negara ini 10 tahun lagi ya?

9 thoughts on “Kereta Api Semakin Mengkhawatirkan!

  1. 10 Tahun lagi pasti lebih bagus mas. Karena banyak orang yang peduli terhadap bangsa ini, seperti Mas Arry😀

    Amin! Semoga itu yang terjadi kalau kita semua peduli dan diberikan jalan untuk memperlihatkan kepedulian kita, lebih dari sekedar menulis di blog! Thanks Desta yang tampan abadi!

  2. Kang Eep ngiring bingah untuk perkembangan Sanggar Seni nya! Siap, kita berkarya terus! Tapi saya tetap khawatir, kekuatan yang merusak lebih dahsyat dari orang-orang yang berkarya terus! Mari kita bahu membahu berkarya dengan cara apapun!

  3. gimana kalo bapak jadi menteri perhubungan aja, memeprbaiki sistem transportasi negara ini jadi lebih baik…
    salah satu faktor untuk meningkatkan kemajuan negara adalah transportasi😀

  4. Untuk itu Kang Arry, pendirian sanggar ini saya usahakan sekuat mungkin tidak meminta bantuan dari pemerintah.. kita maunya swasembada gitu..
    mudah-mudahan Allah SWT memberi jalan..
    doakan Kang..

    dan tentu saja, saya juga mohon dukungan dari Kang Arry.

    Memang.. kekuatan yang merusak akan terus ada. Untuk itu mari kita sama-sama bahu membahu menahannya dengan cara berkarya yang terbaik untuk lingkungan kita..

    @aRul,
    mungkin kalau saya jadi presiden, saya pertimbangkan Kang Arry jadi Menhub

    miris memang.. dalam satu hari terjadi dua kecelakaan kereta api. lebih miris lagi, ternyata evakuasi kereta yang di Ciroyom harus mengunggu evakuasi di Garut selesai..

    betapa sangat terbatasnya SDM di KAI ini, sedangkan pejabat PT KAI dan perhubungan, kaya raya..

    sedih dan mengusap dada..

  5. Padahal saya pencinta naik kereta api….rasanya asyik melihat pemandangan dari jendela kereta. Dan jika mengantar seseorang di stasiun kereta api, terasa lebih membuat melow (anakku juga berpendapat begitu)…mungkin karena melihat sejak melambaikan tangan…dan kereta bergerak pelan-pelan sampai tak terlihat. Tentu ini sangat berbeda jika mengantar di bandara, yang tak sempat melihat pesawat mengudara…ataupun di terminal bis yang penuh sesak orang….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s