Buruknya Transportasi di Bandung, Dosa Siapa?

Jika kita diskusi tentang buruknya transportasi di kota Bandung, maka kemungkinan besar sebagian besar orang akan menuding angkot sebagai biang keladinya. Saya setuju bahwa angkot punya kotribusi besar menciptakan kemacetan di kota Bandung, terutama perilaku mereka dalam menaikan dan menurunkan penumpang di tempat yang cenderung memacetkan.

Mari kita coba ajukan beberapa pertanyaan:

  • Dimanakah angkot harusnya berhenti?
  • Dimanakah penumpang harus menunggu angkot?
  • Adakah tempatnya di kota Bandung ini?

Jadi, kalau dipikir-pikir, ini salah siapa? Sama saja dengan menyalahkan seorang murid yang kencing di balik pohon di suatu sekolah, sementara di sekolah itu memang tidak ada WC. Salah siapa?

Aneh memang…, mungkin begitu sibuknya seorang walikota, sehingga tidak pernah bisa menganalisis sumber masalah yang mendasar itu ada dimana????

Semoga ini tidak terjadi lagi di Bandung setelah Bandung memiliki walikota baru nanti!